Iklan

Administrator
26 Juli 2019, 22.15 WIB
Last Updated 2020-11-04T05:41:14Z
Politik

Incar Kursi ketua MPR, Golkar: Pemenang Kedua Pileg Wajar

Baca Juga


Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan pembahasan Ketua MPR sudah menemui jalan tengah. Pembahasan disebutnya itu kerap dibicarakan saat pertemuan antar ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Pelan-pelan ya. Dalam waktu dekat dengan pertemuan para ketua umum itu sebenarnya sudah mulai membahas pelan-pelan masalah itu. Pelan-pelan kita bahas itu kita terus komunikasi ya. Karena politik dinamis, semua bisa cair," ujar Lodewijk usai acara pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN), di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2019).

Menurut Lodewijk, Golkar berhak atas kursi Ketua MPR karena meraih kursi kedua tertinggi di parlemen. Ia mengatakan pembicaraan soal paket pimpinan MPR dengan partai koalisi masih berjalan.

"Di koalisi kita nomer dua. Jadi wajar kalau partai Golkar menginginkan kursi ketua MPR," ucapnya. 

"Itu akan dilihat lah karena itu sistem paket yah, tentunya perlu dibicarakan tidak hanya partai politik dan kita juga perlu berbicara dengan DPD," lanjut Lodewijk.

Sebelumnya bursa calon Ketua MPR dari partai berlambang pohon beringin itu sebelumnya diramaikan oleh sejumlah nama. Ketua Fraksi Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng menyebutkan nama-nama kader Golkar yang masuk radar Ketua MPR, yaitu Kahar Muzakir, Aziz Syamsudin, Agun Gunanjar Sudarsa, Muhidin Mohamad Said, dan Zainuddin Amali. Nama Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, menurutnya, juga masuk radar.

"Ya boleh, masuk juga nggak apa-apa, Pak Bamsoet itu kan kader kita juga," ungkap Mekeng di kampus IPDN, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (23/7). detikcom